Sejarah Desa Bandungbaru
Pada jaman dahulu Pekon Bandungbaru terkenal dengan hasil pertaniannya, mulai dari padi, jagung, ketela, sayur-sayuran, hingga palawija. Konon tanah di Pekon Bandungbaru sangat subur, sehingga kehidupan masyarakat pekonnyapun bisa dikatakan makmur.
Asal mula pemberian nama pekon ini bermula dari musyawarah yang dilakukan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat yang kebanyakan berasal dari daerah di Jawa Barat. Dari musyawarah para tokoh tersebut disepakatilah nama Bandungbaru sebagai nama pekon yang diusulkan oleh Bapak Irtha’ yang pada saat itu menjabat sebagai kaum/modin, sebagai tanda bahwa didaerah ini dibuka dan di huni oleh kebanyakan orang yang berasal dari Bandung Jawa Barat. Hal itu sebagai bentuk peringatan pada asal daerah orang-orang yang telah berjasa membuka dan membangun Pekon Bandungbaru pada masa awal pendiriannya.
Pada awal mulanya Pekon ini dibagi menjadi enam belas dusun, yang masing-masing diberi nama Dusun Bandungbaru, Srimukti, Bandungbarat, Totokarto, Sukamanah, Kalipasir, Kotawaringin, Empangsari dan Adinunggal. Kemudian pada tahun 2012 berdasarkan Keputusan ………… Pekon Bandungbaru dimekarkan menjadi 4 Pekon, yaitu :
- Pekon Bandungbaru (induk);
- Pekon Bandungbaru Barat;
- Pekon Totokarto;
- Pekon Kotawaringin.
Sedangkan silsilah Kepemimpinan Pekon Bandungbaru adalah sebagai berikut :
- 1. Bapak Ebon Satori Th. 1920 - Th. 1930
- 2. Bapak Darsono Th. 1930 – Th. 1950
- 3. Bapak Raden Memed Th. 1950 – Th. 1960
- 4. Bapak Adung Th. 1960 – Th. 1981
- 5. Bapak Gatot Suparman Th. 1900 – Th. 2007
- 6. Hadi Sutrisno Th. 2007 – Th. 2013
- 7. Bapak Slamet Riadi Th. 2013 – Th. 2016
- Bapak Hadi Sutrisno Th. 2017- Th. 2019 (PAW)
- Bapak Slamet Riadi Th. 2021- Sekarang
DemikiAN selanyang pandang atau sejarah singkat Desa Bandung Baru yang dapat kami sampaikan kepada para pegiat Medsos, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.